5 Peribahasa yang cukup terkenal dalam bahasa Jepang

Selama 11 tahun aku hidup di Jepang, ada beberapa peribahasa yang sering ku dengar, dan kali ini ada 5 peribahasa yang akan aku bagikan disini, semoga bermanfaat.

  1. 一匹のオオカミ ”ippiki no ookami”
    A lone wolf. Secara harfiah bisa diartikan “seekor serigala”. Kita tahu bahwa serigala jarang berkelompok, mereka biasanya berkeliaran sendirian. Karena itu orang Jepang biasanya membuat peribahasa seperti itu bagi seorang anak yang terlihat mandiri, bergerak sendiri dan tidak bergantung kepada kelompoknya. Aku mengetahui peribahasa ini karena beberapa kali ada orang Jepang yang menyebut ku sebagai “一匹のオオカミ” a lone wolf
  2. 類は友を呼ぶ ”rui ha tomo wo yobu”
    Peribahasa ini menggambarkan bahwa setiap orang yang memiliki pemikiran yang sama, hobi yang sama, ketertarikan yang sama, biasanya akan secara otomatis berkumpul menjadi satu atau berkelompok.
  3. 蟻の思いも天に届く ”ari no omoi mo ten ni todoku”
    Penggambaran seekor semut yang sangat kecil, namun ketika dia berpikir untuk bisa mencapai surga, maka itu bukan hal yang mustahil. Teman ku pernah menyatakan peribahasa ini kepadaku, dia menyemangati ku. Kemudian dia menjelaskan bahwa
    “seekor semut pun, apabila berpikir ingin ke surga, kemudian dia berjuang dengan berjalan terus menerus, maka tidak mustahil baginya untuk mencapai surga”
    Temanku meyakinkan bahwa segala usahaku, saat ini memang belum terlihat hasilnya, tapi apabila aku terus berjuang dan tidak pernah menyerah, maka bisa dipastikan sukses sudah menanti dimasa depan. Amin
  4. 雲の上はいつも晴れ ”kumo no ue ha itsumo hare”
    Peribahasa ini seolah mengatakan bahwa langit yang tertutup awan, tidak selamanya akan kelabu. Yakinlah bahwa di balik awan tersebut, cahaya matahari tetap bersinar terang. Jadi yakinlah bahwa di setiap kesulitan pasti ada jalan keluar dan kebahagiaan. Tetaplah berjuang karena pasti akan ada hasil baik dibalik perjuangan kita.
  5. 烏の行水 ”Karasu no gyousui”
    Karasu artinya burung gagak, dan peribahasa ini mengambarkan bahwa seperti gagak mandi. Aku mendengar peribahasa ini saat aku menginap dirumah sahabatku orang Jepang, ibunya mengatakan bahwa sahabatku ini kalau mandi sepeti Karasu no Gyousui, cepat sekali mandinya. Mungkin dalam bahasa Indonesia, aku sering mendengar “mandi capung”, karena saking cepatnya seperti capung mandi.

Sekian pembahasan tentang peribahasa kali ini. Terima kasih sudah menyimak pembahasan ku tentang peribahasa, sekiranya bisa bermanfaat untuk teman-teman semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s