Cerita masuk SD di Jepang- 2

Bulan februari adalah waktu pertemuan aina yang ke dua, tapi aku lupa blass.

sampai satu sore, ketika sedang di kantor, ada telphone dari sekolah Aina yang mengabarkan bahwa harusnya Aina dan orangtuanya datang siang itu untuk persiapan masuk SD lebih lanjut.

Rasa bersalah langsung menyelelimutiku, rasa takut, khawatir dan sejenisnya campur aduk saat itu. Sebelum tidur malam itu, aku dan suami membahas segala kekhawatiran ini, dimana aku dan suami tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang selevel orang Jepang. Suamiku terlebih lagi, baca tulisan hiragana dan katakana saja beliau butuh waktu, apalagi kanji.
Dan aku, masih sangat ketergantungan dengan kamus.

Keesokan harinya, aku datang ke sekolah dan menemui guru yang mengurus penerimaan murid baru. Ibu guru menerimaku dengan ramah, kemudian menjelaskan apa saja yang di butuhkan aina untuk sekolah.

Setumpuk kertas di berikan oleh sang guru kepadaku, lembar demi lembar aku terima dan banyak kata-kata yang aku tidak tahu artinya secara pasti, namun ada banyak kata pendukung yang membantu ku untuk memahami penjelasan sang guru.

Kembali seperti pertama kali aku hamil, aku meneteskan air mata di depan sang guru. Aku takut, khawatir dan cukup panik membayangkan ketika Aina mendapatkan banyak tugas yang dia sendiri tidak paham, apalagi kami, aku dan suami.

“tidak apa-apa mama, nanti kita bersama-sama membantu Aina melewati ini semua” ucap sang guru ketika aku jelaskan kekhawatiran aku dan suami. Dan lagi-lagi harus bersyukur atas semua kemudahan, support sistem dan doa dari banyak teman dan keluarga, hingga kami sekeluarga bisa berada di titik ini.

Ketika dirumah, sambil memeriksa tumpukan kertas yang diterima dari sekolah, aku berbicara kepada Aina,
“kakak, mama dan ayah kan bukan orang Jepang, jadi banyak hal yang mama dan ayah tidak tahu tentang Jepang, tentang pengalaman sekolah SD di Jepang. Jadi kakak harus juga ganbatte (semangat) mendengarkan semua hal yang guru di sekolah kakak jelaskan”

“iya Aina tahu kok, Aina tahu kalau dirumah ini yang bisa bahasa Jepang paling lancar cuma Aina. eh kenes Juga sih jago bahasa Jepangnya.. jadi tidak apa-apa, nanti kalau ada yang Aina engga tau, Aina akan tanya ke sensei aja..” jawab Aina santai.

Jawaban Aina membuat kami terharu, dan memacu semangat ku untuk bisa lebih lancar lagi berbahasa Jepang. Terus belajar, hingga tak terbatas.

Persiapan untuk masuk sekolah saat itu seperti jadwal pengajaran apa saja yang akan aina terima. Ada juga alat tulis apa saja yang harus di siapkan, dan beberapa tas yang terbuat dari kain yang akan di gunakan sebagai tas baju olahraga, tas sepatu dalam gedung sekolah, tas peralatan makan siang, dan tas yang akan di gunakan untuk membawa peralatan lain-lain. Semua nya terbuat dari kain.

Tas-tas tersebut adalah tas umum yang digunakan sejak anak-anak di Jepang sekolah TK. Ukuran setiap tas dan juga bentuknya sudah di sepakati. Ketika Aina masuk TK, aku menyempatkan diri untuk menjahit sendiri tas-tas tersebut, dan sungguh luar biasa capeknya. Jadi, kali ini aku memutuskan untuk membeli satu set tas-tas tersebut.

Tas kain dengan berbagai ukuran.

Selanjutnya ada list alat-alat tulis. Pinsil wajib 2B sebanyak empat buah, satu buah pensil merah, dan satu lembar sitajiki 下じき。Alat ini terbuat dari plastik dan gunakan untuk pembatas buku ketika sedang menulis. Tempat pinsil, hapusan. Dan semua alat tersebut wajib polos, tidak boleh ada karakter anime ataupun barang-barang “lucu”. Menghindari kecemburuan sosial antar murid, dan juga terkadang menjadi pemicu pertengkaran antar murid. Tidak di anjurkan membeli buku tulis, karena semua akan di berikan oleh pihak sekolah.

Sitajigi 下じぎ

Alhamdulillah semua bisa kami lengkapi.

Disitu pun tertera tanggal upacara penerimaan murid akan diadakan tanggal 6 April 2020. Di harapkan untuk membaca tas yang cukup besar karena akan dibagikan buku pelajaran serta peralatan lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Website Powered by WordPress.com.
%d bloggers like this: